Obat

Isosorbide Dinitrate : Obat Jantung Ini Boleh Ditelan Tidak Ya?

Ditulis oleh apt. Aisyah Tri Mulyani, S.Farm.
31 Agu 2025 04:00
Thumbnail Isosorbide Dinitrate : Obat Jantung Ini Boleh Ditelan Tidak Ya?
Sumber: Sumber : Ilustrasi Obat (https://www.vecteezy.com/vector-art/24050229-a-set-of-drugs-pills-bottles-and-blisters-vitamins-treatment-medicine-vector-illustration)

ZAT AKTIF

Isosorbide adalah obat yang digunakan untuk mengobati dan mencegah angina pektoris pada pasien dengan penyakit jantung koroner. Isosorbid termasuk dalam kelompok obat-obatan yang disebut nitrat yang bekerja sebagai vasodilator. Obat ini bekerja dengan melebarkan pembuluh darah, sehingga dapat meningkatkan suplai darah dan oksigen ke jantung bersamaan dengan mengurangi beban kerja jantung.1

KEGUNAAN/FUNGSI ISDN

ISDN tersedia dalam berbagai rute sediaan seperti oral, sublingual dan injeksi dengan indikasi terapi berikut : 

1. Angina Pectoris

Isosorbide dinitrate (ISDN) digunakan dalam terapi angina pektoris, yaitu nyeri dada akibat kekurangan oksigen pada otot jantung. ISDN dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otot jantung yang mengalami iskemia. ISDN dapat digunakan baik untuk mencegah (profilaksis) maupun mengobati serangan akut angina pektoris.2-3

2. Gagal Jantung Kongestif

Isosorbide dinitrate (ISDN) juga digunakan dalam pengobatan gagal jantung kongestif (GJK), terutama dalam kombinasi dengan obat lain, dapat membantu mengurangi gejala dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Isosorbide dinitrate biasanya dikombinasikan dengan hydralazine, yang merupakan obat vasodilator lain. Kombinasi ini sering digunakan pada pasien yang tidak dapat mentoleransi penghambat enzim konversi angiotensin (ACE inhibitors) atau ARBs (Angiotensin II Receptor Blockers). Kombinasi ini dikenal dengan nama "obat vasodilator" yang sangat efektif dalam mengelola gejala GJK. Kombinasi terapi ini digunakan untuk pasien gagal jantung kongestif yang sudah diberikan dosis maksimal tetapi tekanan darah belum terkontrol dan membaik.3-5

MEKANISME KERJA 

Nitrat memberikan sumber eksogen dari nitric oxide, yaitu radikal bebas yang dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah koroner bahkan ketika produksi NO endogen terganggu akibat penyakit jantung koroner. Zat ini juga membantu melancarkan aliran darah ke jantung, terutama saat pembuluh darah menyempit akibat penyakit jantung koroner.6-7

Efek Vasodilatasi Nitrat sebagai Terapi Angina Pektoris dan Gagal Jantung Kongestif.

Kita perlu membedakan antara efek nitrat sebagai obat angina dan gagal jantung kongestif. Nitrat bekerja dengan cara melebarkan pembuluh darah koroner besar dan pembuluh kecil (arteriol) yang berdiameter lebih dari 100 mikrometer. Efek ini dapat membantu:

1. Mengalirkan darah ke area jantung yang kekurangan oksigen, seperti melalui jalur kolateral dan dari bagian luar (epikardium) ke dalam (endokardium) jantung.

2. Mengatasi kejang (spasme) dan penyempitan pembuluh darah yang terjadi secara dinamis, terutama di bagian luar pembuluh koroner, termasuk penyempitan akibat aktivitas fisik.6-7

Sehingga, nitrat dapat digunakan untuk terapi angina sebagai vasodilator/pelebar pembuluh darah yang "efektif" dengan meningkatkan aliran darah ke otot jantung yang mungkin mengalami penyempitan akibat aterosklerosis atau spasme (kejang), sehingga dapat meredakan iskemia (kekurangan oksigen di otot jantung). Selain itu, nitrat juga dapat digunakan untuk terapi gagal jantung kongestif, dikarenakan efeknya terhadap sistem sirkulasi darah secara keseluruhan (hemodinamik perifer). Nitrat dapat mengurangi beban jantung pada saat jantung menerima darah maupun saat jantung memompa darah keluar. Dengan melebarkan pembuluh darah vena, nitrate mengurangi jumlah darah yang kembali ke jantung, yang sangat bermanfaat ketika jantung kesulitan untuk memompa darah. Nitrate juga melebarkan pembuluh darah arteri, yang menurunkan resistensi atau beban yang harus dihadapi oleh jantung ketika memompa darah keluar.6-7

ATURAN PENGGUNAAN OBAT

Obat isosorbide dinitrat tersedia dalam bentuk tablet, tablet lepas lambat dan tablet sublingual. Obat ISDN. Obat ini tidak boleh ditelan secara langsung dalam beberapa bentuk sediaannya, terutama pada bentuk sediaan tablet larut cepat atau tablet sublingual, karena cara kerjanya berbeda dengan tablet biasa. Tablet atau kapsul isosorbide dinitrat sublingual dirancang untuk diletakkan di bawah lidah, bukan ditelan, agar obat dapat diserap dengan cepat melalui selaput lendir di mulut. 

a. Isosorbide dinitrate tablet

  • Angina pektoris                                                                

Dosisnya adalah 20–120 mg per hari yang dibagi menjadi beberapa dosis. Dosis dapat ditingkatkan secara bertahap sesuai dengan respons pasien. Dosis maksimal 240 mg per hari.

  • Gagal jantung                                                               

Dosisnya adalah 40–160 mg per hari yang dibagi menjadi beberapa dosis. Dosis maksimal 240 mg per hari.

b. Isosorbide dinitrate tablet lepas lambat

  • Angina pektoris                                                           

Dosisnya adalah 20 mg, 2 kali sehari, dengan jarak antar dosis 6–8 jam. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 20 mg, 3 kali sehari, tergantung respons pasien terhadap pengobatan.

c. Isosorbide dinitrate tablet sublingual 

  • Angina pektoris yang sedang berlangsung (serangan) 

Dosisnya adalah 2,5–5 mg tiap 5–10 menit. Tidak boleh dikonsumsi lebih dari 3 kali dalam 15–30 menit.

  • Pencegahan angina pektoris akibat aktivitas berat      

Dosisnya adalah 2,5–5 mg, 15 menit sebelum melakukan aktivitas yang biasanya menyebabkan angina, seperti olahraga yang intens

  • Gagal jantung akut atau kronis                                       

Sebagai penanganan awal, dosisnya adalah 5–10 mg tiap 2 jam sekali.8-9

EFEK SAMPING YANG HARUS DIWASPADAI

Meski efektif, penggunaan nitrat sering menimbulkan efek samping. Sakit kepala adalah efek samping yang paling umum, biasanya berkaitan dengan dosis. Sekitar 10% pasien tidak bisa mentoleransi nitrat karena sakit kepala berat atau pusing yang mengganggu aktivitas. Namun, pada sebagian besar orang, sakit kepala yang muncul biasanya ringan hingga sedang dan cenderung berkurang atau hilang seiring waktu.

Nitrat juga sering menyebabkan tekanan darah rendah (hipotensi), meskipun sering kali tidak menimbulkan gejala. Dalam kasus yang jarang, tekanan darah bisa turun drastis disertai dengan detak jantung yang sangat lambat dan bahkan dapat pingsan. 

Penggunaan nitrat juga tidak boleh digabungkan dengan obat golongan phosphodiesterase-5 (seperti sildenafil) yang biasa digunakan untuk disfungsi ereksi, karena kombinasi ini bisa menyebabkan penurunan tekanan darah yang sangat parah hingga berakibat fatal.10

Untuk itu, apabila pasien mengalami masalah penglihatan kabur, mulut kering dan pingsan setelah mengkonsumsi nitrat, maka penggunaan nitrat harus dihentikan. Nitrat hanya boleh digunakan sesuai petunjuk dokter dan di bawah pengawasan medis. Jika muncul efek samping selama penggunaan nitrat, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

Berdasarkan penjelasan diatas, kita sudah lebih paham bahwa Isosorbide Dinitrate (ISDN) dapat dikonsumsi sesuai dengan peruntukannya dan Anda dapat mengikuti aturan penggunaanya apakah dapat langsung ditelan atau tidak. Apabila pasien diberikan obat ISDN untuk dengan bentuk Sublingual (disimpan dibawah lidah), maka tidak boleh langsung ditelan. Namun, apabila pasien diberikan obat ISDN untuk terapi pemeliharaan menggunakan bentuk tablet atau tablet lepas lambat, maka obat boleh langsung ditelan.

Artikel direview oleh apt. Safira Aulia, S.Farm.

REFERENSI

  1. Balasubramanian S, Chowdhury YS. Isosorbide. 2023 May 16. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2025 Jan–. PMID: 32491771.
  2. Parker JD, Parker JO. Nitrate therapy for stable angina pectoris. N Engl J Med. 1998;338:520–31. doi: 10.1056/NEJM199802193380807.
  3. Hasanah, Zulkarnain, E., Arifianto, H., Sasmaya, H., Nauli, Suciadi, L. P., Dewi, P. P., Soerarso, R., Elkana, S., Sarastri, Aditya, V. K. P. P. W., & Yuke. (2023). Pedoman Tatalaksana Gagal Jantung. Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia, 3, 1–113.
  4. Taylor AL, Ziesche S, Yancy C, et al. Combination of isosorbide dinitrate and hydralazine in blacks with heart failure. N Engl J Med. 2004;351:2049–57. doi: 10.1056/NEJMoa042934
  5. Yancy CW, Jessup M, Bozkurt B, et al. 2013 ACCF/AHA guideline for the management of heart failure: executive summary: a report of the American College of Cardiology Foundation/American Heart Association Task Force on practice guidelines. J Am Coll Cardiol. 2013;62(16):e147–239. doi: 10.1016/j.jacc.2013.05.019.
  6. Parker JD: Therapy with nitrates. increasing evidence of vascular toxicityJ Am Coll Cardiol 2003; 42:1835-1837. 
  7. Ignarro LJ, et al: Nitric oxide donors and cardiovascular agents modulating the bioactivity of nitric oxide. an overviewCirc Res 2002; 90:21-28.
  8. MIMS, 2025. Isosorbide Dinitrate. Available on https://www.mims.com/indonesia/drug/info/isosorbide-dinitrate?mtype=generic [Access on April 29th, 2025].
  9. Alex Poppen, 2024. I​​​​sosorbide Dinitrate (Isordil, ISDN) - Uses, Side Effects, and More. Available on https://www.webmd.com/drugs/2/drug-4644/isosorbide-dinitrate-oral/details Access on April 29th, 2025].
  10. Thadani, U., & Rodgers, T. (2006). Side effects of using nitrates to treat angina. Expert Opinion on Drug Safety, 5(5), 667–674. https://doi.org/10.1517/14740338.5.5.667



Komentar

Belum ada komentar