Apakah Anda pernah mengalami kesulitan mengingat nama obat yang hendak Anda beli di apotek? Nama obat yang panjang, serupa, dan terdengar asing sering kali menimbulkan kebingungan, bukan saja bagi pasien, namun juga bagi tenaga kefarmasian yang bertugas. Pada kondisi lain, pernahkah Anda mendapati blister tablet yang sudah tersobek sehingga hanya menyisakan beberapa huruf terakhir dari nama obat? Kondisi tersebut dapat menyebabkan obat tertukar dengan obat lain yang memiliki akhiran nama serupa. Kesalahan akibat kemiripan nama obat bukan masalah sepele. Hal ini dapat berujung pada penggunaan obat yang tidak tepat dan membahayakan pasien.
Penggunaan obat yang tidak tepat atau berpotensi membahayakan pasien disebut dengan medication error. Hingga saat ini, medication error masih menjadi satu permasalahan penting dalam bidang kesehatan karena dapat menimbulkan dampak serius pada pasien. Medication error dapat menyebabkan pasien tidak memperoleh terapi yang optimal, mengalami efek samping, toksisitas, atau bahkan cedera yang lebih serius. Bentuk medication error yang sering timbul seperti kesalahan pemilihan obat, dosis, cara penggunaan, atau obat tertukarnya obat dengan milik pasien lainnya1.
Salah satu penyebab medication error adalah kemiripan nama maupun tampilan obat. Obat yang memiliki kemiripan nama, pengucapan, penulisan, atau tampilan dapat dikategorikan sebagai obat LASA (Look-Alike, Sound-Alike). Menurut laporan WHO, kesalahan yang berkaitan dengan obat LASA berkontribusi terhadap sekitar 6,2–14,7% kasus medication error. Kemiripan tersebut berpotensi memicu kesalahan pada berbagai tahapan penggunaan obat, mulai dari penulisan resep, pembacaan resep, penyiapan obat, penggunaan obat hingga monitoring terapi. Meskipun saat ini sebagian rumah sakit telah menerapkan sistem peresepan digital, masih terdapat fasilitas kesehatan yang menggunakan peresepan secara manual dengan penulisan manual. Tulisan tangan yang sulit dibaca dapat menyebabkan kesalahan dalam menginterpretasikan resep dokter. Selain itu, penyebutan atau pelafalan nama obat yang kurang jelas juga dapat menyebabkan tenaga kefarmasian salah memahami obat yang dimaksud².
Lantas, mengapa banyak obat yang memiliki nama serupa? Penamaan obat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah banyaknya variasi obat yang beredar sehingga pilihan nama yang tersedia semakin terbatas3. Pembuatan nama obat yang serupa dapat dilakukan secara sengaja maupun tidak sengaja. Beberapa produsen memberikan awalan yang sama untuk nama produk sebagai ciri khas merek. Selain itu, kemiripan nama obat juga sering kali berkaitan dengan kesamaan golongan atau mekanisme kerja, namun bukan berarti semua obat dengan nama yang mirip memiliki indikasi yang serupa.
- Beberapa golongan obat memang memiliki nama akhiran yang serupa. Sebagai contoh, obat golongan statin memiliki akhiran -statin, seperti simvastatin, atorvastatin, dan rosuvastatin memiliki indikasi yang sama, yaitu menurunkan kadar kolesterol, terutama kolesterol LDL, dalam darah4. Contoh lainnya adalah obat golongan penghambat kanal kalsium dihydropyridine yang memiliki akhiran -pine seperti amlodipine, nicardipine, dan nifedipine yang digunakan dalam pengobatan hipertensi5.
- Meski demikian, nama yang serupa tidak menjamin obat memiliki indikasi yang sama. Beberapa obat dengan nama serupa memiliki indikasi yang sangat berbeda misalnya loperamide dan indapamide. Loperamide diindikasikan untuk meredakan diare sementara indapamide diindikasikan untuk hipertensi dan memiliki efek diuretik6,7. Contoh lainnya adalah famotidine dan loratadine. Meskipun keduanya memiliki akhiran -dine, kedua obat tersebut berasal dari golongan yang berbeda. Famotidine masuk ke dalam golongan antagonis reseptor histamin-2 (H2) yang diindikasikan untuk menurunkan produksi asam lambung berlebih seperti pada kondisi GERD8. Sementara itu, loratadine merupakan obat golongan antihistamin generasi kedua yang diindikasikan untuk meredakan gejala alergi8,9. Dapat dibayangkan, jika kedua obat tersebut tertukar bukan hanya kondisi pasien tidak membaik namun juga berisiko menimbulkan efek negatif.
Dengan besarnya risiko yang dapat timbul akibat obat LASA, pasien dan pendamping pasien dapat turut berperan meminimalisir terjadinya medication error. Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain:
- Pahami setiap obat yang digunakan termasuk nama obat, indikasi, kekuatan, dan dosis pemakaian obat.
- Kenali obat-obatan LASA yang berpotensi tertukar baik saat membeli, menyimpan, maupun mengonsumsi obat.
- Beri label tambahan pada obat terutama pada kemasan strip atau blister yang berpotensi tersobek selama penggunaan sehingga obat tetap mudah dikenali.
- Selalu lakukan konfirmasi kepada tenaga kesehatan jika Anda ragu mengenai nama dan jenis obat. Ketika hendak membeli obat, menyebutkan tujuan penggunaan atau indikasi obat dapat membantu tenaga kesehatan memastikan kesesuaian obat yang diberikan2.
Di review oleh :
apt. Syifa Amelia Putri, S.Farm
Referensi:
- Tariq, R.A., Rishik Vashisht, Sinha, A. and Yevgeniya Scherbak (2024). Medication Dispensing Errors and Prevention. [online] ncbibooks. Available at: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK519065/ [Accessed 28 July 2026].
- WHO. 2023. Medication Safety For Look-Alike, Sound-Alike Medicines. Geneva: World Health Organization.
- Collier, R. (2014). The art and science of naming drugs. Canadian Medical Association Journal, [online] 186(14), pp.1053–1053. doi:10.1503/cmaj.109-4864.
- Omeed Sizar, Khare, S., Patel, P. and Talati, R. (2024). Statin Medications. [online] ncbibooks. Available at: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK430940/ [Accessed 29 July 2026].
- McKeever, R.G., Patel, P. and Hamilton, R.J. (2024). Calcium Channel Blockers. [online] ncbibooks. Available at: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK482473/ [Accessed 29 July 2026].
- Mims.com. (2022). Loperamide. [online] Available at: https://www.mims.com/singapore/drug/info/loperamide?mtype=generic [Accessed 29 July 2026].
- Mims.com. (2025). Indapamide. [online] Available at: https://www.mims.com/singapore/drug/info/indapamide?mtype=generic [Accessed 29 July 2026].
- Mims.com. (2022). Famotidine. [online] Available at: https://www.mims.com/singapore/drug/info/famotidine?mtype=generic [Accessed 29 July 2026].
- Mims.com. (2025). Loratadine. [online] Available at: https://www.mims.com/singapore/drug/info/loratadine?mtype=generic [Accessed 29 July 2026].