Rabu, 12 Juli 2017

Gejala dan Penyebab Penyakit Ginjal Kronis

Penyakit ginjal kronis biasanya disebut juga dengan Chronic Kidney Disease dalam Bahasa Inggris atau singkatnya, CKD. Penyakit ini terjadi karena adanya kerusakan pada organ ginjal yang terjadi dalam rentang waktu melebihi 3 bulan. Terjadinya penyakit ginjal kronis bisa menyebabkan smtoma jika nilai filtrasi glomerular berada di bawah normal dan jika diatas normal, maka akan terjadi kelainan dalam sedimen urin. Gejala lain dari penyakit ginjal kronis adalah batu ginjal.

Namun penyakit ginjal yang menyebabkan batu ginjal biasaya adalah penyakit ginjal kronis bawaan. Bagi mereka yang menderita penyakit skrining, maka mereka adalah kelompok orang yang termasuk memiliki resiko besar menderita penyakit ginjal kronis. Mereka juga memiliki kemungkinan yang lebih besar dalam terkena penyakit diabetes dan tekanan darah tinggi.

gejala penyakit ginjal kronis
Ginjal

Gejala penyakit ginjal kronis lainnya kurang spesifik sehingga mengenali gejalanya pun agak sulit. Contoh dari gejala yang kurang spesifik adalah badan yang terasa kurang segar dan nafsu makan yang menurun secara drastis. Bisa dilihat bahwa gejala-gejala ini bisa jadi merupakan gejala dari ratusan penyakit lainnya.

Itulah mengapa kita sebaiknya memperhatikan keadaan tubuh kita sebaik mungkin dan jika memang merasa keadaan badan kurang sehat selama berkepanjangan, maka ada baiknya memeriksakan diri ke dokter. Dikhawatirkan badan yang mungkin terasa tidak fit seperti layaknya penyakit flu ini ternyata malah menjadi pertanda bahwa fungsi ginjal menurun.

Karena sulitnya mendeteksi penyakit ginjal kronis hanya dengan memahami gejala-gejalanya saja, maka penyakit yang satu ini biasanya dideteksi dengan menggunakan tes darah pengecek kreatinin. Jika jumlah kreatinin dalam darah menunjukkan tingkatan yang rendah maka ini adalah pertanda menurunnya kemampuan kerja ginjal. Karenanya, ginjal tidak dapat mengekresikan limbah seperti seharusnya.

Namun jika penyakit ginjal kronis ini masih pada tahapan awal, maka biasanya tidak dapat dideteksi dari darah karena kadar kreatinin biasanya masih pada tingkatan normal. Namun demikian, penyakit ini dapat dideteksi melalui pengujian sampel urin. Jika terdeteksi sel darah merah ataupun protein di dalam urin, maka ini adalah pertanda pengurangan kemampuan ginjal. Penyakit ginjal kronis dibagi menjadi lima tahapan dan di stadium lima, biasanya penyakit ini sudah sulit untuk diobati.

Penyebab dari penyakit ginjal kronis biasanya adalah hipertensi, diabetes militus dan lomerulonefritis. Ketika penyakit tersebut merupakan penyebab utama dari penyakit ginjal. Tercatat sejumlah 75% penderita penyakit ginjal kronis disebabkan oleh ketiga penyakit tersebut.

Selain itu, ada pula sejumlah kecil yang disebabkan oleh nefropati HIV. Selain itu, jika seseorang memiliki kebiasaan minum minuman berenergi secara terus menerus selama paling tidak tiga tahun, maka iapun juga memiliki kemungkinan tinggi untuk menjadi penderita gagal ginjal kronis. Memperbanyak minum air putih juga akan dapat mengurangi kemungkinan menderita penyakit ini.

Artikel Terkait

Silahkan berkomentar yang baik dan menarik sesuai dengan isi konten.
Komentar yang tidak diperbolehkan :

1. Berbau penghinaan (SARA)
2. Komentar dengan Link hidup ( akan dianggap spam )
3. Komentar tidak nyambung dengan isi postingan
EmoticonEmoticon